AKTIVI.ID– Universitas Tadulako (Untad) kembali mempertahankan piala bergilir Open Turnamen Tenis Rektor Untad Cup setelah keluar sebagai juara umum pada Open Turnamen Tenis Rektor Untad Cup III 2026.
Untad tampil dominan dengan meraih juara pertama pada kategori beregu putra dan beregu putri dalam turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Untad ke-45 tersebut.
Pada kategori beregu putra, Untad keluar sebagai juara pertama, disusul Telkom Indonesia sebagai juara kedua. Sementara juara tiga bersama diraih KALTE dan UNG.
Di kategori beregu putri, Untad juga berhasil menjadi juara pertama. Posisi kedua ditempati Baruga, sedangkan MTC meraih juara ketiga.
Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., mengapresiasi seluruh peserta, atlet, pelatih, official, panitia, wasit, sponsor, ballboy, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan turnamen.
Menurut Prof Amar, kehadiran peserta dari berbagai daerah tidak hanya menjadikan turnamen sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang memperluas silaturahmi dan jejaring.
“Olahraga ini menjadi ruang untuk memperluas silaturahmi dan jejaring serta mempererat persaudaraan di antara kita,” kata Prof Amar saat menutup seluruh rangkaian kegiatan di Lapangan Tenis Gor Palu, Rabu (16/9/2026).
Ia juga menggaris bawahi pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, semangat olahraga sejalan dengan upaya Untad membangun budaya kampus yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga sehat, jujur dan sportif.
“Untad ingin terus membangun kampus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat, jujur dan sportif,” ujarnya.
Prof Amar turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PP PELTI Prof. Dr. H.A.M. Nurdin Halid yang hadir pada pembukaan turnamen. Ia berharap pelaksanaan Rektor Cup ke depan dapat terus berkembang dengan melibatkan tim-tim dari berbagai daerah.
“Kami berharap ke depan pelaksanaan kegiatan ini bisa lebih baik dan memberikan hiburan bagi masyarakat Kota Palu, khususnya Sulawesi Tengah, serta para pecinta tenis pada umumnya,” katanya.
Ia berpesan agar kemenangan disikapi dengan rendah hati, sementara kekalahan diterima secara terhormat.
“Menang itu penting, tetapi bagaimana kita menang dengan rendah hati dan yang kalah pun tetap secara terhormat,” tutur Prof Amar.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian pertandingan dan penyerahan hadiah kepada para pemenang, Rektor Untad Cup Open Tournament Tenis III 2026 secara resmi ditutup. Amar berharap kebersamaan yang terbangun dalam turnamen tersebut dapat terus berlanjut pada penyelenggaraan open tournament berikutnya.

