21.5 C
New York
Rabu, September 16, 2026

Buy now

spot_img

Lewat Bimtek, APKS PGRI Sulteng Dorong Guru Melek Digital

AKTIVI.ID– Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Melek Digital bagi puluhan guru tingkat SMA, SMK, dan MA di Kota Palu.

Bimtek yang mengusung tema “Sejuta Guru Mahir Koding dan AI” tersebut berlangsung di Aula SMAN 4 Palu, Selasa (15/9/2026). Kegiatan itu dibuka langsung Ketua PGRI Sulawesi Tengah, Syamzaini, S.Pd., M.Si.

Dalam sambutannya, Syamzaini mengatakan kegiatan tersebut penting dalam meningkatkan kompetensi guru, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan dan aktivitas manusia, termasuk proses belajar dan mengajar di sekolah. Kondisi tersebut menuntut guru untuk mampu mengikuti perkembangan teknologi agar tidak tertinggal.

“Perkembangan teknologi digital sudah semakin pesat dan memengaruhi pola hidup serta aktivitas manusia, termasuk aktivitas proses belajar dan mengajar. Karena itu, setiap guru harus bisa mengikuti perkembangan tersebut,” ujar Syamzaini.

Ia berharap para peserta memanfaatkan bimtek tersebut untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan dari para pemateri, khususnya mengenai koding dan kecerdasan artifisial atau AI.

“Ini sangat penting bagi setiap guru. Karena kompetensi ini erat kaitannya dengan cara mengajar di dalam kelas yang bersentuhan langsung dengan peserta didik. Olehnya, sangat diharapkan keseriusan peserta mengikuti kegiatan ini,” pesannya.

Sementara itu, Ketua APKS PGRI Sulawesi Tengah, Nova Herlina, S.Pd., mengatakan pelaksanaan bimtek tersebut merupakan bentuk respons APKS PGRI Sulteng dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi profesionalisme guru di tengah kemajuan teknologi digital.

Menurut Nova, guru tidak boleh lagi menutup mata terhadap perkembangan teknologi yang semakin cepat. Penguasaan teknologi digital menjadi salah satu kebutuhan penting bagi guru dalam menunjang pelaksanaan pembelajaran.

Ia menyebutkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan program Pengurus Besar (PB) PGRI melalui PGRI Power, yang di dalamnya terdapat berbagai program pengembangan kompetensi digital guru dengan target mencetak sejuta guru mahir koding dan AI.

Nova menjelaskan, berdasarkan koordinasi awal, kegiatan tersebut ditargetkan diikuti 30 guru dari jenjang SMA, SMK, dan MA dengan usia di bawah 40 tahun.

Namun, antusiasme dari sekolah cukup tinggi. Setelah surat undangan diedarkan, sejumlah kepala sekolah menghubungi panitia dan meminta kesempatan untuk mengirimkan lebih dari satu guru sebagai peserta.

“Banyak sekali kepala sekolah yang menelepon memohon untuk bisa mengirimkan lebih dari satu peserta. Sehingga jumlah guru peserta yang hadir lebih dari yang ditargetkan,” ungkapnya.

Selama pelaksanaan bimtek, para peserta mendapatkan pendampingan langsung dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sulawesi Tengah. Bahkan dalam kesempatan tersebut Kepala BGTK Sulteng Saharuddin, S.Pd., M.Pd turut hadir dalam memberikan arahan kepada peserta Bimtek.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles