AKTIVI.ID- Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola Antar Kelurahan Piala Wali Kota Palu Tahun 2026 dalam rangka HUT ke-48 Kota Palu, Sabtu (25/9/2026), di Lapangan Faqih Rasyid, Kota Palu.
Turnamen yang untuk pertama kalinya digelar tersebut menjadi ajang kompetisi sekaligus wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda di setiap kelurahan, untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga sepak bola.
Dalam partai final, Kelurahan Nunu berhasil tampil sebagai juara setelah mengalahkan Kelurahan Lere.
Kemenangan tersebut mengantarkan Kelurahan Nunu mengangkat trofi Piala Wali Kota Palu Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen Piala Wali Kota Palu yang untuk pertama kalinya dilaksanakan pada tahun ini.
“Alhamdulillah, hari ini kita baru saja melaksanakan Turnamen Piala Wali Kota Palu 2026 yang pertama. Tahun depan kita bikin lagi, bonusnya akan lebih banyak lagi,” ujar Wali Kota.
Wali kota menyampaikan, ke depan turnamen tersebut akan dikembangkan sehingga para juara dapat memperoleh kesempatan untuk mengikuti kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
“Yang lolos nanti juara satu, dua, dan tiga akan ikut Piala Kota Palu untuk tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, mulai tahun depan. Jadi persiapkan memang,” jelas wali kota.
Wali Kota juga mengingatkan seluruh peserta dan pendukung untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.
Wali kota meminta agar kejadian keributan yang sempat terjadi dalam pertandingan sebelumnya tidak kembali terulang. “Jangan berkelahi seperti kemarin. Tidak boleh berkelahi. Nikmati saja pertandingan,” tegas wali kota.
Menurut wali kota, pertandingan antar kelurahan yang berlangsung selama turnamen menunjukkan bahwa Kota Palu memiliki potensi besar dalam pengembangan sepak bola, khususnya dari sisi talenta-talenta muda.
“Pertandingan antar kelurahan ini seru. Kita lihat juga kita punya bibit-bibit pemain di Kota Palu sangat besar,” kata wali kota.
Wali Kota berharap turnamen tersebut dapat terus dilaksanakan dan menjadi wadah pembinaan sekaligus penyaluran semangat masyarakat terhadap olahraga sepak bola.
“Mudah-mudahan turnamen yang kita laksanakan ke depan ini menjadi sebuah ajang dan wadah bagi kita semua untuk menyalurkan semangat terhadap sepak bola,” ujar wali kota.
Di hadapan para pemain dan generasi muda, Wali Kota Hadianto juga berpesan agar mereka menjauhi narkoba dan berbagai kegiatan yang dapat merusak masa depan.
“Kepada adik-adik saya, pokoknya jauhi narkoba, jauhi yang tidak baik. Pokoknya bangun kota ini dengan baik, sehingga senantiasa menjadi lebih baik,” pesan wali kota.
Penutupan turnamen tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan antar-kelurahan melalui olahraga.
Pemerintah Kota Palu berharap kompetisi serupa dapat terus berkembang, melahirkan talenta-talenta sepak bola baru, serta menjadi bagian dari pembinaan generasi muda di Kota Palu.

