23.3 C
New York
Kamis, September 17, 2026

Buy now

spot_img

Kepala MAN IC Palu, Mardiati Rosmah Raih Gelar Doktor

AKTIVI.ID– Kepala Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Palu, Hj. Mardiati Rosmah, resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka promosi doktor Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu.

Gelar doktor tersebut diraih Mardiati setelah mempertahankan disertasinya berjudul “Sinergitas Pendidikan Pondok Pesantren dan Lingkungan Keluarga dalam Pembentukan Karakter Santri Islamic Boarding School Ma’had Darul Muhsinin MAN 2 Kota Palu” di hadapan tim penguji pada 12 Agustus 2026 sekaligus melengkapi deretan gelar di depan namanya, Dr. Hj. Mardiati Rosmah, S. Ag., MAg.

Ujian tersebut dipimpin Prof. Dr. H. Lukman Thahir, M.Ag., selaku ketua penguji, dengan Prof. H. Nurdin, S.Pd., S.Sos., M.Cum., Ph.D. sebagai sekretaris sidang. Sementara penguji internal terdiri atas Prof. Dr. Zainal Abidin, M.Ag. dan Dr. Ubay Harun, S.Ag., M.Si., serta penguji eksternal Dr. Dra. Hj. Sutrisnawati, M.Kes.

Mardiati mengatakan, pencapaian akademik tersebut tidak terlepas dari pertolongan Allah SWT serta dukungan keluarga dan sejumlah pihak yang mendampingi proses studinya hingga berhasil menyelesaikan pendidikan doktoral.

Menurut Mardiati, perjalanan menyelesaikan pendidikan doktoral bukanlah proses yang mudah. Dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan yang membuatnya mampu bertahan, terutama ketika menghadapi berbagai tantangan dan kelelahan selama proses penyusunan disertasi hingga menghadapi ujian terbuka promosi doktor.

Ia menyebut, keluarga terus memberikan dukungan dalam berbagai kondisi, baik suka maupun duka. Dukungan tersebut membuat dirinya tetap bersemangat dan bangkit untuk menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan hingga mencapai gelar doktor.

“Bahkan saat saya merasakan lelah dalam proses menuju ujian terbuka promosi doktor Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Datokarama Palu, keluarga terus memberikan penguatan, sehingga saya terus bangkit melanjutkan proses hingga akhir,” katanya.

Selain keluarga, Mardiati juga menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika MAN IC Palu yang turut memberikan dukungan selama dirinya menempuh pendidikan doktoral.

“Juga mereka yang tidak kenal lelah terus memberikan dukungan, yaitu civitas akademika MAN IC Kota Palu, termasuk doa-doa mereka yang pada akhirnya melancarkan proses ini,” ungkapnya.

Bagi Mardiati, gelar doktor yang diraihnya bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga menjadi amanah untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh bagi pengembangan pendidikan.

Ia menyadari gelar dan ilmu yang diperolehnya masih jauh dari kesempurnaan. Karena itu, ia memilih untuk terus belajar sekaligus mengabdikan pengetahuannya bagi kemajuan pendidikan.

“Di atas langit masih ada langit. Ilmu yang saya dapatkan masih tergolong sedikit dibandingkan dengan orang lain. Setidaknya, saya terus mengamalkan ilmu yang saya dapatkan ini untuk kemajuan dunia pendidikan di lingkungan Kemenag dan Sulteng,” ujarnyanya.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles