AKTIVI.ID-Kelompok kriminal bersenjata (KKB), Senin dini hari sekitar pukul 03.28 WIT, dilaporkan menyerang para pekerja proyek jalan dari PT SHJ di sekitar Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, hingga mengakibatkan lima orang meninggal dunia.
“Benar, ada insiden penembakan yang menewaskan para pekerja PT SHJ dan saat ini sedang dilakukan proses evakuasi,” kata Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto kepada Antara di Jayapura, Senin (3/8/2026) dikutip dari Republika.co.id..
Identitas korban penembakan hingga kini belum diketahui. Namun insiden ini memperpanjang serangan teror separatis Papua di wilayah tersebut.
Beberapa hari sebelumnya, personel Satgas Koops TNI Habema mengevakuasi jenazah Teina Alya, korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB), dari dasar jurang di sekitar Kali Kolof, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf. Wirya Artadiguna mengatakan korban diduga ditembak KKB pada Senin (20/7) dan merupakan satu dari tiga korban dalam insiden tersebut.
Menurut dia, keluarga korban pada Senin (27/7) meminta bantuan TNI untuk mengevakuasi jenazah agar dapat dimakamkan.
Hasil pemantauan menggunakan pesawat nirawak (drone) menunjukkan jenazah berada di dasar longsoran Kali Kolof sedalam sekitar 50 meter dan berjarak sekitar 100 meter dari lokasi penembakan.
Karena medan yang curam, personel Satgas Koops TNI Habema melakukan evakuasi vertikal dengan teknik turun tebing (rappelling) setelah lebih dahulu memastikan keamanan lokasi.
“Tiga personel Satgas Koops TNI Habema diturunkan menggunakan tali karmantel menuju dasar jurang, kemudian mengevakuasi korban ke dalam kantong jenazah untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Dekai dan diserahkan kepada keluarga,” kata Wirya.
Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Dekai sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.*



