18.2 C
New York
Rabu, September 23, 2026

Buy now

spot_img

Dekopinwil Sulteng Bakal Bentuk Koperasi Tambang

AKTIVI.ID-Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sulawesi Tengah Dr. Abd. Malik Bram, S.H., M.H menegaskan pihaknya akan segera membentuk koperasi baru di Sulawesi Tengah khusus yang bergerak pada bidang pertambangan.

Hal tersebut disampaikan sekaitan dengan peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026 yang dirangkaikan dengan workshop Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Katanya, Sulawesi Tengah dianugerahi sumber daya alam yang sangat luar biasa, sangat disayangkan jika kekayaan alam tersebut hanya dinikmati oleh segelintir orang, sementara konstitusi negara mengatur pengeloaan sumber daya alam tersebut seharusnya dikelolah bersama untuk kesejahteraan rakyat, bukan orang perorangan.

“Koperasi bisa mengelolah itu, ada aturannya,”jelas Malik Bram, Sabtu (19/9/2026).

Aturan tersebut tertuang dalam Undang-Undang tentang Mineral dan Batubara (Minerba) yang diperkuat oleh Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025 (perubahan kedua atas PP No. 96/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Minerba) serta aturan teknis dalam Peraturan Menteri Koperasi Nomor 12 Tahun 2025.

Selain itu, Malik Bram juga memastikan akan membentuk koperasi di setiap perusahaan yang ada di Sulawesi Tengah. Ia menyebut begitu banyak perusahaan yang ada di provinsi ini namun baru sebagian kecil yang memiliki koperasi yang dikelolah oleh karyawannya.

Lebih lanjut, Dekopinwil Sulawesi Tengah juga akan mengaktifkan kembali koperasi yang sudah terdaftar di instansi terkait, namun saat ini usahanya tidak aktif disebabkan pengurusnya mati. “Ada sekitar 2.050 koperasi yang terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng, namun yang aktif kurang dari seribu,”sebut Malik Bram.

Sebenarnya kata Malik Bram, untuk menghidupkan kembali koperasi itu mudah sebab masing-masing koperasi tersebut memiliki badan hukum, hanya saja harus menemukan orang yang tepat untuk mengurus dan mengelolah, serta menemukan usaha yang tepat.

Dari semua itu kata Malik Bram terpenting adalah kemandirian, koperasi sebutnya harus bisa mandiri dan tidak ketergantungan dari pihak manapun termasuk pihak pemerintah.

“Berikutnya kemandirian, kalau sudah mandiri itu sudah bisa membantu anggotanya, koperasi itu harus bisa membantu anggotanya, sejahtera bersama,”jelas Malik Bram.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles