AKTIVI.ID– Dunia publikasi ilmiah di Sulawesi Tengah memasuki babak baru. Akademisi sekaligus pegiat publikasi ilmiah, Dr. Ahmad Yani, S.K.M., M.Kes., M.I.Kom., resmi dipercaya memimpin Pengurus Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Wilayah Sulawesi Tengah untuk masa bakti 2026–2030.
Penunjukan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem pengelolaan jurnal ilmiah di Sulawesi Tengah. Di bawah kepemimpinannya, RJI Sulawesi Tengah ditargetkan menjadi wadah kolaborasi bagi pengelola jurnal, editor, reviewer, dosen, dan peneliti dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Ahmad Yani menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya. Menurutnya, kepengurusan RJI Sulawesi Tengah akan memfokuskan program kerja pada penguatan kapasitas sumber daya manusia pengelola jurnal sekaligus peningkatan tata kelola jurnal sesuai standar nasional dan internasional.
“Ini bukan sekadar amanah organisasi, tetapi tanggung jawab bersama untuk membangun budaya publikasi ilmiah yang berkualitas. RJI Sulawesi Tengah harus menjadi rumah kolaborasi bagi seluruh pengelola jurnal agar mampu menghasilkan publikasi yang bereputasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Ia menilai tantangan pengelolaan jurnal ilmiah semakin kompleks. Selain mempertahankan akreditasi nasional, pengelola jurnal juga dituntut memenuhi standar indeksasi internasional, menjaga etika publikasi, meningkatkan kualitas artikel, serta memperluas jejaring kolaborasi penelitian.
Untuk menjawab tantangan tersebut, RJI Sulawesi Tengah akan memprioritaskan sejumlah program strategis. Program tersebut meliputi pelatihan pengelolaan jurnal berbasis Open Journal Systems (OJS), pendampingan akreditasi jurnal melalui ARJUNA, penguatan kapasitas editor dan reviewer, hingga pendampingan menuju indeksasi pada berbagai pangkalan data bereputasi.
Selain itu, RJI Sulawesi Tengah juga akan memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi, lembaga penelitian, pemerintah daerah, dan komunitas akademik guna mempercepat peningkatan mutu jurnal-jurnal yang dikelola di daerah.
Sejumlah kalangan akademisi menilai terpilihnya Ahmad Yani sebagai Ketua RJI Sulawesi Tengah merupakan langkah yang tepat. Selama ini, ia dikenal aktif mendampingi pengelolaan berbagai jurnal ilmiah, memberikan pelatihan pengelolaan OJS, serta mendorong peningkatan kualitas publikasi akademik di sejumlah perguruan tinggi.
Kepemimpinan baru tersebut diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi, tidak hanya meningkatkan jumlah jurnal terakreditasi di Sulawesi Tengah, tetapi juga memperluas pengakuan jurnal-jurnal daerah pada tingkat internasional.
Relawan Jurnal Indonesia (RJI) merupakan komunitas nasional yang berfokus pada penguatan kapasitas pengelola jurnal ilmiah melalui edukasi, pendampingan, pengembangan jejaring kolaborasi, dan peningkatan mutu publikasi ilmiah. Organisasi ini telah menjadi mitra strategis berbagai perguruan tinggi dalam membangun budaya publikasi ilmiah yang berkualitas.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, RJI Sulawesi Tengah diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas jurnal ilmiah di daerah sekaligus memperkuat kontribusi Sulawesi Tengah dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.*



