AKTIVI.ID-Pemimpin Muda Pertanian Indonesia (PMPI) menggelar seminar bertajuk “Mengokohkan Peran Santri dalam Menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045” di Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas (PPMINI), Lubuak Aro, Tandikek, Padang Pariaman, Sabtu (25/7/2026) malam.
Seminar yang dimulai pukul 20.00 WIB di mushalla PPMINI itu menghadirkan Ketua PMPI, Arif Zulpriansyah Siregar, S.P., sebagai pemateri utama. Kegiatan tersebut diikuti para santri dan pengurus pondok pesantren.
Dalam pemaparannya, Arif mengaku bersyukur dapat bersilaturahmi langsung dengan para santri di PPMINI. Ia mengatakan kunjungannya ke Padang Pariaman merupakan bagian dari perjalanannya berkeliling Sumatera Barat untuk memberikan motivasi kepada generasi muda, khususnya para santri.
“Kami sangat bersyukur atas rahmat dan hidayah Allah SWT sehingga bisa bersilaturahmi ke pesantren ini. Saya berkeliling di Sumatera Barat, dan pada kesempatan yang berbahagia ini dapat hadir di Padang Pariaman untuk memberikan motivasi kepada para santri agar senantiasa rajin menuntut ilmu dan juga bisa menjadi motivasi untuk anak-anak santri ke depannya untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujar Arif.
Ia mengaku terharu melihat antusiasme para santri karena sejak kecil dirinya memiliki keinginan untuk menjadi seorang santri. Dalam kesempatan itu, Arif juga berbagi kisah perjalanan pendidikannya yang ditempuh di Kota Padang selama kurang lebih 10 tahun.
Sementara itu, Ketua Organisasi Santri Intra Pesantren (OSIP) PPMINI, Adek Aliyus Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua PMPI dan tim di pesantren tersebut.
“Alhamdulillah acara ini terlaksana dengan baik. Terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada Abangda Arif Zulpriansyah Siregar, S.P., dan tim yang telah hadir di pesantren kami. Kehadiran Abangda bisa menjadi motivasi buat kami,” katanya.
Pimpinan Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas, Tk. Abdul Jamil Al Rasid, S.Hum., juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan Arif. Ia mengungkapkan bahwa Arif merupakan gurunya saat menempuh pendidikan di perguruan tinggi dan menjadi senior yang memberikan banyak inspirasi, terutama dalam bidang kepenulisan.
“Abang Arif ini adalah guru saya di masa perkuliahan dan menjadi senior panutan bagi saya. Beliau dulu pernah menjadi mentor saya dalam menulis. Pesantren ini adalah amanah dari guru kami, Abuya H. Sulkani Tk. Sutan. Kami berada jauh dari jalan besar, tapi alhamdulillah bisa mendapat kunjungan Abangda,” tuturnya.
Kegiatan semakin meriah dengan pembagian doorprize kepada santri yang aktif dalam sesi diskusi. Seminar kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Aldo Syahputra.*



