AKTIVI.ID – Universitas Tadulako (Untad) menggelar jalan sehat dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-45, Ahad (9/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di lapangan upacara Untad tersebut diikuti seluruh unsur sivitas akademika dan keluarga besar universitas.
Jalan sehat ini diikuti pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, dewan pengawas, mahasiswa, alumni, hingga para mitra Untad. Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Dies Natalis ke-45 tersebut.
Kegiatan jalan sehat mengambil titik start dan finis di lapangan upacara Untad. Suasana semakin semarak dengan hadirnya sejumlah doorprize menarik serta hiburan yang disiapkan panitia untuk menghibur peserta.
Rektor Untad, Prof. Dr. Amar, ST., MT, dalam sambutannya mengatakan, usia 45 tahun merupakan perjalanan panjang yang telah diisi dengan berbagai perjuangan, pengabdian, prestasi, dan kontribusi Untad bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.
Menurut Amar, peringatan Dies Natalis tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga harus dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi terhadap perjalanan dan capaian universitas selama ini.
“Usia 45 tahun merupakan perjalanan panjang yang telah diisi dengan perjuangan, pengabdian, prestasi, dan kontribusi Untad bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara kita,” ujar Amar.
Ia mengatakan, momentum tersebut harus menjadi kesempatan bagi seluruh keluarga besar Untad untuk melihat kembali apa yang telah dicapai, apa yang masih perlu diperbaiki, serta lompatan yang harus dilakukan pada masa mendatang.
“Tentunya kita harap momen ini sebagai bahan evaluasi. Apa yang telah kita capai dan apa yang masih perlu kita perbaiki, dan satu lagi, lompatan apa yang harus kita lakukan di masa depan. Ini paling penting,” katanya.
Amar menegaskan, masa depan Untad harus dibangun dengan semangat untuk tidak sekadar menjadi besar, tetapi juga menjadi perguruan tinggi yang semakin unggul, tangguh, adaptif, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Semangat kita bukan hanya menjadi dasar, bukan hanya menjadi besar, tetapi semakin unggul, tangguh, dan adaptif, serta berdampak bagi masyarakat kita,” ujarnya.
Dalam Dies Natalis ke-45 tahun ini, Untad mengusung semangat “KITA UNTAD”. Menurut Amar, kata “kita” memiliki makna penting karena menggambarkan kebersamaan seluruh unsur yang berada di dalam maupun di sekitar Untad.
“Kita Untad berarti bukan saya, bukan kau, bukan kamu, bukan kalian, tetapi kita secara bersama-sama. Ini makna yang sangat mendalam bagi Universitas Tadulako,” jelasnya.
Amar kemudian menjabarkan makna KITA UNTAD yang terdiri dari empat nilai utama, yakni Kolaboratif, Inovasi, Transformasi, dan Adaptif.
Huruf “K” dimaknai sebagai Kolaboratif, yakni membangun budaya kerja bersama dan saling menguatkan antarunit, fakultas, program studi, mahasiswa, alumni, pemerintah, dunia usaha, dunia industri, serta masyarakat.
Selanjutnya, huruf “I” bermakna Inovasi. Nilai ini diarahkan untuk mendorong lahirnya berbagai gagasan, penelitian, teknologi, pembelajaran, hingga layanan akademik yang mampu menjawab kebutuhan zaman.
Sementara huruf “T” berarti Transformasi, yakni melakukan perubahan nyata dalam tata kelola, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, digitalisasi, serta pengembangan sumber daya manusia.
Adapun huruf “A” berarti Adaptif, yang dimaknai sebagai kemampuan Untad dalam membaca perubahan, merespons tantangan global, perkembangan teknologi, serta kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.
“Untad yang unggul, tangguh, dan adaptif menjadikan seluruh proses tersebut bermuara pada peningkatan mutu dan daya saing Universitas Tadulako,” tegas Amar.
Lebih lanjut, Amar menyebut Pekan Akademik yang digelar dalam rangkaian Dies Natalis ke-45 menjadi ruang aktualisasi bagi sivitas akademika. Kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi juga mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, kredibilitas, inovasi, dan sportivitas.
“Pekan akademik yang kita laksanakan dalam beberapa hari ini merupakan ruang aktualisasi kita, di mana harusnya kita dapat merayakan ilmu pengetahuan dan juga mengembangkan kredibilitas, inovasi, dan juga sportivitas,” katanya.
Menurutnya, pelaksanaan berbagai kegiatan olahraga dalam rangkaian Pekan Akademik juga menjadi bagian penting untuk membangun kebersamaan sekaligus menjaga sportivitas di lingkungan kampus.
Amar kembali menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun Untad. Ia berharap tidak ada lagi orientasi yang hanya menempatkan kepentingan pribadi maupun unit sebagai yang utama.
“Semangat kebersamaan dalam kata ‘Kita’ harus menjadi kekuatan utama dalam membangun Universitas Tadulako. Tidak ada lagi semangat kata ‘Saya’ atau ‘Unit Saya’ semata, tetapi Untad adalah rumah dan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh unsur sivitas akademika memiliki peran dalam menentukan arah masa depan Untad. Dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat mengambil bagian dalam proses pengembangan universitas.
“Setiap dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan seluruh sivitas akademika tentu kita harap memiliki peran dalam menentukan masa depan Universitas Tadulako,” katanya.
Amar mengatakan, pengembangan Untad ke depan tidak hanya berkaitan dengan bagaimana seluruh unsur bekerja, tetapi juga bagaimana bersama-sama menjaga marwah universitas sebagai institusi pendidikan tinggi yang memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Amar mengajak seluruh keluarga besar Untad menjadikan Dies Natalis ke-45 sebagai momentum untuk memperkuat tekad bersama.
“Bersama kita melangkah, bersama kita berinovasi, bersama kita bertransformasi, bersama kita membawa Untad semakin unggul, tangguh, dan adaptif,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa rangkaian Dies Natalis ke-45 Untad masih akan berlanjut setelah kegiatan jalan sehat.
Sejumlah agenda telah disiapkan, termasuk pelaksanaan wisuda pada 13 Agustus 2026, gala dinner pada 14 Agustus 2026 sebagai salah satu puncak Dies Natalis ke-45, serta wisuda ke-138 pada 20 Agustus 2026.
Selain itu, Untad juga akan menggelar turnamen tenis Untad Rektor Cup III yang dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026.
Amar berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dan kolaborasi seluruh unsur dalam membangun Untad.
“Saya mengajak seluruh kita, seluruh korporasi kita, seluruh stakeholder yang ada, untuk mari bersama-sama kita membangun Untad ke depan. KITA UNTAD akan menjadi selalu bersama di hati,” pungkasnya.



