AKTIVI.ID– Universitas Tadulako (Untad) terus memperkuat sinergi dengan dunia industri dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tengah. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Untad dan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terkait program beasiswa penuh bagi mahasiswa baru tahun akademik 2026.
Kegiatan penandatanganan berlangsung pada Senin (13/3/2026) di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah.
Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Perwakilan PT.IMIP di Palu, DR. Hendra Daniel Willar, S.H.,M.M.,M.H., bersama Dekan Fakultas Teknik Untad, Ir. Andi Arham Adam, S.T., M.Sc., Ph.D., didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Yuli Asmi Rahman, S.T., M.Sc., serta disaksikan oleh Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T.
Program beasiswa ini difokuskan pada pengembangan pendidikan vokasi di Fakultas Teknik, khususnya pada Program Studi D4 Manufaktur dan D4 Kelistrikan. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Rektor Untad Prof Amar menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari program yang telah berjalan sebelumnya dan memberikan dampak positif bagi akses pendidikan tinggi di daerah.
Ia menambahkan, beasiswa yang diberikan mencakup pembiayaan penuh Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama masa studi. Program ini juga terbuka melalui berbagai jalur seleksi yang dapat diakses oleh calon mahasiswa.
Selain itu, kerja sama ini tidak mengikat lulusan untuk bekerja di pihak tertentu setelah menyelesaikan pendidikan. Namun demikian, mahasiswa tetap berkesempatan untuk mengikuti program magang dan kerja praktik di lingkungan IMIP sebagai bagian dari implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (saat ini bertransformasi menjadi Kampus Berdampak/Magang Berdampak).
Dari sisi capaian, Untad mencatat bahwa lulusan yang terserap di kawasan industri Morowali menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, ratusan alumni telah berkontribusi di kawasan IMIP, mencerminkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja.
Pada tahun sebelumnya, program beasiswa ini mendapat respons tinggi dari masyarakat dengan terpenuhinya kuota hingga dua kelas. Untuk tahun akademik 2026, Untad kembali mendorong calon mahasiswa untuk memanfaatkan peluang tersebut. *



