17.1 C
New York
Kamis, Mei 7, 2026

Buy now

spot_img

Dispusaka Sulteng Beri Penguatan Satuan Pendidikan Menengah

AKTIVI.ID-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar kegiatan penguatan akreditasi perpustakaan pada satuan pendidikan menengah, meliputi SMA, SMK, MA, dan SLB.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Siti Rachmi Amir Singi, S.Sos., M.Si., serta turut dihadiri Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Hj. Nilam Sari Lawira, S.P., M.P.

Di kesempatan itu, Kadis menegaskan bahwa penguatan akreditasi ini merupakan penjabaran dari tugas pokok dinas yang tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) 2026-2030.  Fokus utamanya adalah menyediakan koleksi bahan pustaka yang berkualitas guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kadis juga menggaris bawahi bahwa akreditasi bukan sekadar agenda birokrasi rutin, melainkan manifestasi nyata dari visi Gerak Cepat Menuju Sulawesi Tengah Lebih Sejahtera dan Lebih Maju. “Melalui semangat Berani Cerdas, perpustakaan sekolah didorong untuk memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP) sebagaimana amanat UU No. 43 Tahun 2007,”tegas Kadis, Selasa (5/5/2026).

Kadis menyebutkan bahwa akreditasi adalah instrumen formal untuk mengukur profesionalisme layanan yang mencakup enam komponen utama, yakni koleksi, sarana prasarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan, dan penguatan.

Ia menyebut, secara objektif saat ini menunjukkan tantangan besar di Sulawesi Tengah. Dari 468 sekolah menengah yang ada, baru 254 sekolah yang memiliki perpustakaan secara fisik. Lebih memprihatinkan lagi, baru 18 sekolah yang berhasil meraih status terakreditasi. “Kondisi ini harus kita respon dengan semangat Berani Cerdas. Kita harus berani berbenah dan cerdas dalam mengelola sumber daya,” ujar Siti Rachmi.

Melalui penguatan akreditasi ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan tiga target utama, pertama Cerdas Koleksinya, yakni menyediakan bahan bacaan yang relevan dan mutakhir bagi siswa.

Kedua, Cerdas Layanannya, yakni  memanfaatkan teknologi informasi dalam manajemen perpustakaan modern. Ketiga, Cerdas SDM-nya, yakni meningkatkan kompetensi tenaga perpustakaan agar mampu menjadi pemandu literasi yang andal.

Kepala Dinas juga mengajak seluruh kepala sekolah dan pengelola perpustakaan untuk menjadikan akreditasi sebagai budaya mutu dan tidak menganggapnya sebagai proses yang menakutkan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berkomitmen untuk memberikan bimbingan teknis (bimtek) serta pendampingan berkelanjutan bagi setiap sekolah.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang diharapkan dapat memotivasi setiap sekolah untuk segera mengajukan akreditasi. *

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles