15 C
New York
Minggu, September 27, 2026

Buy now

spot_img

Dekan FKM Untad Sebut Insiden dengan Wartawan sebagai Reaksi Spontan

AKTIVI.ID– Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Rosmala Nur, S.KM., M.Si, memberikan klarifikasi terkait peristiwa yang terjadi antara dirinya dengan seorang wartawan pada 16 September 2026.

Rosmala mengatakan, sikap dan perkataan yang muncul dalam peristiwa tersebut merupakan reaksi spontan karena dirinya merasa kaget ketika tiba-tiba dihadang seseorang di depan pintu dan sebuah telepon seluler diarahkan ke wajahnya untuk meminta keterangan terkait Alat Pelindung Diri (APD).

Hal itu disampaikan Rosmala di hadapan sejumlah awak media, Sabtu (26/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik Prof. Ahmad Ramadan, Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Dr. I Made Tangkas, M.Kes, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Muhammad Jusman Rau, M.Kes, serta Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat Nurhaya, S.KM., M.Kes.

Rosmala menegaskan, dirinya tidak memiliki maksud untuk merendahkan, menghalangi, maupun tidak menghormati pekerja pers. Ia bahkan mengaku selama ini memberikan penghormatan terhadap tugas dan profesi jurnalistik.

Menurutnya, kejadian tersebut berlangsung secara tiba-tiba ketika dirinya baru selesai memimpin rapat evaluasi Berani Magaya dan pembagian APD bersama dosen dan mahasiswa.

“Sikap, tindakan maupun kata-kata yang terucap pada saat kejadian merupakan reaksi spontan dan refleks dalam keadaan terkejut,” kata Rosmala dalam keterangan tertulisnya.

Ia menjelaskan, saat itu seseorang mendekatinya dan langsung menyodorkan telepon seluler ke arah wajahnya untuk melakukan wawancara tanpa pemberitahuan atau janji sebelumnya.

Situasi tersebut, kata dia, membuat dirinya merasa kaget, takut dan tidak aman secara personal. Apalagi, dirinya merupakan seorang perempuan.

Rosmala kemudian memilih kembali masuk ke ruang rapat untuk mengamankan diri. Namun, menurutnya, wartawan tersebut tetap mengikutinya hingga ke dalam ruang rapat yang saat itu masih dihadiri mahasiswa dan dosen.

“Kalimat refleks yang keluar saat itu semata-mata merupakan dorongan alami untuk mengamankan diri, merasa terdesak dan merasa dihakimi. Jadi bukan sebuah tindakan yang disengaja untuk merendahkan atau mengabaikan rekan-rekan wartawan,” ujarnya.

Terkait pertanyaan mengenai APD, Rosmala menyebut respons spontan tersebut juga dipengaruhi persepsinya saat itu bahwa mahasiswa dianggap dibebani kewajiban menyediakan APD.

Ia menjelaskan, sejak mahasiswa turun ke lapangan, telah dilakukan pembagian APD secara gratis dari Kementerian Kesehatan.

Rosmala mengatakan, dirinya terbuka menerima wartawan untuk melakukan wawancara apabila dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik.

“Seandainya para wartawan datang secara profesional, memperlihatkan kartu wartawannya serta menjaga hak privasi saya, apalagi saya perempuan, maka sebagai manusia biasa saya juga akan sangat terbuka dan kekeluargaan menerima rekan-rekan semuanya,” katanya.

Ia juga menyampaikan permohonan pengertian apabila dalam situasi yang berlangsung cepat tersebut terdapat perkataan atau sikap yang dianggap kurang berkenan. Menurutnya, komunikasi dan wawancara dapat dilakukan kembali dalam suasana yang kondusif.

Rosmala menambahkan, persoalan tersebut telah dibicarakan secara langsung dengan wartawan yang bersangkutan bersama pengacaranya. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat membahas persoalan terkait klarifikasi APD dan menyatakan persoalan telah selesai.

Ia mengaku mengapresiasi komunikasi yang berlangsung dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, wartawan yang bersangkutan bersikap sopan sehingga komunikasi dapat berlangsung dengan baik.

Rosmala mengatakan, pesan yang kemudian disampaikannya melalui WhatsApp kepada wartawan tersebut merupakan bentuk nasihat secara personal.

“Sebagai seorang ibu hanya bisa menasihati, harus hati-hati dalam setiap langkah, Nak. Itu adalah nasihat ibu terhadap anaknya, dosen terhadap mahasiswanya,” ujarnya.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles