AKTIVI.ID-Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Dorektorat KSKK Madrasah Dirjen Pendis Kemenag RI. Dr. H. Abdul Basit, S.Ag., MM mendorong lulusan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Palu tidak saja masuk di perguruan tinggi ternama baik dalam dan luar negeri, melainkan juga masuk di Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol).
Hal tersebut diungkapkan saat menjadi pemateri Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Cinta yang dilaksanakan oleh MAN IC Palu di salah satu hotel di Kota Palu, Rabu (13/5/2026).
Katanya lulusan MAN IC tidak boleh hanya berfokus masuk di perguruan tinggi biasa (sipil), Ia harus bisa menyebar ke semua lini agar kedepan para alumni bisa saling menguatkan. Ia menyebut seperti lulusan SMA Taruna, kini telah menguasi posisi kunci di Meliter dan Kepolisian.
“Ini sangat penting, mengingat rata-rata lulusan Taruna inilah yang kini menguasai posisi kunci di meliter dan kepolisian di Indonesia, dan lulusan MAN IC juga harus mengambil posisi tersebut, agar kedepannya mereka (para lulusan MAN IC) bisa saling menguatkan, jangan sampai madrasah hanya sebagai penonton,”sebutnya.
Untuk itu sebutnya, para guru di madrasah ini harus bisa mendorong siswanya yang memiliki postur tubuh ideal masuk Akmil dan Akpol, sekalipun masuk di akademi cukup ketat, namun harus juga diketahui jika kecerdasan lulusan MAN IC tidak perlu diragukan.
”Jadi, ke depan kalau sudah lihat anak kelas 10 yang badannya mumpuni, layak fisiknya, persiapkan, Pak. Yakin Bapak kalau kecerdasan anak IC kan tidak bisa ditawar, udah pasti cerdas. Tinggal fisik saja, Pak. Gitu loh,”ujarnya.
Ia melanjutkan, jika kepemimpinan itu harus dipersiapkan dan salah satu yang bertanggungjawab untuk menyiapkan itu adalah para tenaga pendidik, termasuk para pendidik yang ada di MAN IC Palu.
“Kalau bukan bapak dan ibu siapa lagi, bisa jadi 10 dan 20 tahun kedepan ada jenderal dari alumni MAN IC Palu,”sebutnya.



