AKTIVI.ID-Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Palu kembali menghasilkan lulusan, kali ini sebanyak 108 alumni melalui proses wisuda Angkatan 8 (Luveryza) Tahun 2026, di Aula madrasah itu, Rabu (13/5/2026) pagi.
Kegiatan ini selain di hadiri para orang tua wali, guru, Ketua Komite, pejabat Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, Pejabat Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Palu juga dihadiri pejabat pemerintahan lainnya.
Diantaraanya Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Palu H. Usman, SH., MH. Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakya, Drs. M. Muchlis, MM, istimewanya dihadiri langsung Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi pada Direktorat KSKK Madrasah Kementerian Agama RI, Dr. H. Abdul Basit, S.Ag., M.M.
Dalam amanatnya, Abdul Basit berharap para cendekia muda itu dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, karena wisuda bukan akhir dari proses perjalanan menuntut ilmu, melainkan langkah awal untuk menuju ke jenjang yang lebih tinggi.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memiliki perhatian yang begitu besar pada sektor pendidikan dengan cara membuka seluas-luasnya kesempatan kepada generasi muda daerah ini untuk mendapatkan akses pendidikan melalui program beasiswa Berani Cerdas.
“Kami berharap, anak-anak kita ini bisa memanfaatkan program itu, sehingga tidak ada alasan tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,”harapnya.
Harapan yang sama juga disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Tengah melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. M. Muchlis, MM agar lulusan madrasah unggulan Kementerian Agama RI ini melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Baik itu perguruan tinggi yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah maupun di luar dari Provinsi Sulawesi Tengah. “Pemerintah berkomitmen untuk terus malakukan pengembangan kapasitas pendidikan setiap anak di Sulawesi Tengah, salah satunya melalui Program Berani Cerdas. Berharap lulusan MAN IC Palu dapat memanfaatkan program tersebut,”pesan gubernur melalui Asisten Muchlis.
Sementara itu, Wali Kota Palu melalui Asisten Usman, berharap semangat belajar para lulusan tersebut terus terjaga, tidak merasa puas dengan pencapaian saat ini, karena perjalanan sesungguhnya baru saja dimulai. Selain itu, sebagai lulusan MAN IC Palu yang memiliki kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual diharapkan agar tetap menjaga integritas serta menjadi agen perubahan yang positif bagi masyarakat.
“Di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, tantangan generasi muda semakin kompleks. Oleh karena itu, saya berharap anandaku sekalian dapat terus menjaga integritas, akhlak, dan semangat belajar,”pesan Wali Kota melalui Asisten Usman.
Di tempat yang sama, Kepala Madrasah MAN IC Palu, Hj. Mardiati Rosmah, S.Ag., M.Ag menyampaikan dari 108 lulusan itu sebagian besar telah berhasil diterima di berbagai kampus terbaik di Indonesia. Di antaranya adalah Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), dan Universitas Airlangga (Unair).
Selain itu, berbagai macam jurusan dan bidang ilmu telah ditembus, termasuk kedokteran. Bahkan sebanyak 13 siswa berhasil lolos melalui jalur SPAN-PTKIN. “Ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing baik di perguruan tinggi umum maupun perguruan tinggi keagamaan terbaik,”sebutnya.
Ia juga menyampaikan optimismenya, jika Angkatan 8 akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi bahkan melampaui jejak prestasi angkatan sebelumnya yang berhasil mencatat sejarah 91,4% lulusan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Hari ini, 108 siswa yang berdiri di depan kita bukanlah lagi anak-anak yang baru datang, melainkan para pemenang yang siap menaklukkan dunia,”ucapnya optimis.
Kepala Madrasah ini juga mengingatkan kepada lulusannya, jika nama angkatan mereka adalah doa. Sehingga diharapkan mereka memiliki sikap seperti cahaya yang menerangi kegelapan. “Jadilah pribadi yang memberi kemanfaatan di mana pun kalian berpijak. Ingatlah, kalian adalah lulusan MAN Insan Cendekia, pribadi yang memiliki otak yang cerdas, namun tetap memiliki hati yang bersujud kepada Sang Pencipta. Pergilah dengan gagah, kembalilah dengan kisah sukses yang menginspirasi. Jangan pernah lupakan almamatermu, dan yang terpenting, jangan pernah meninggalkan ibadahmu,”pesan Mardiati.*



