17.6 C
New York
Kamis, Maret 12, 2026

Buy now

spot_img

MAN IC Palu Wisuda 108 Hafidz Al-Qur’an Angkatan VIII

AKTIVI.ID-Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Palu kembali melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an. Sebanyak 108 santri kelas XII Angkatan VIII (Luverzya) diwisuda dalam kegiatan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an yang digelar pada Selasa (10/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Wali Kota Palu yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Hardi, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng Muh. Syamsu Nursi, Kepala Kemenag Kota Palu Ahmad Hasni, Ketua Komite MAN IC Palu Muhammad Djamil M. Nur, Kepala MAN IC Palu Mardiati Rosmah, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Hardi menyampaikan apresiasi kepada MAN IC Palu atas komitmennya membina generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kekuatan iman dan akhlak melalui pendidikan Al-Qur’an.

Menurutnya, wisuda tahfidz bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi tonggak penting dalam perjalanan spiritual para siswa. Ia mengingatkan bahwa Al-Qur’an tidak hanya untuk dihafal, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras para siswa, bimbingan guru, serta doa orang tua. Jadikan capaian ini sebagai awal untuk terus menjaga hafalan dan menebarkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng Muh. Syamsu Nursi menegaskan bahwa wisuda tahfidz menjadi bukti keberhasilan MAN IC Palu dalam melahirkan para penghafal Al-Qur’an.

Ia mengingatkan para wisudawan bahwa wisuda bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal perjuangan untuk menjaga hafalan. “Apa pun profesi kalian nanti, jadikan Al-Qur’an sebagai teman dan tuntunan dalam hidup,” pesannya.

Kepala MAN IC Palu Mardiati Rosmah menjelaskan, sebanyak 108 peserta didik yang mengikuti wisuda tahfidz memiliki hafalan minimal tiga juz. Program tahfidz tersebut merupakan bagian dari pembinaan boarding school dengan kurikulum khusus.

Menurutnya, para siswa tidak hanya dibina dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga didorong unggul dalam akademik dan riset. “Banyak di antara mereka memiliki hafalan di atas tiga juz, bahkan ada yang mencapai 14 juz,” jelasnya.

Dalam prosesi wisuda tersebut, para peserta juga diuji langsung oleh para penguji, di antaranya Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, Kakankemenag Kota Palu, Ketua Komite, Kepala MAN IC Palu, serta para pembina tahfidz.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles