1.3 C
New York
Rabu, Maret 4, 2026

Buy now

spot_img

Wali Kota Palu Terima Kunjungan Rombongan Balai Besar BPOM

AKTIVI.ID– Wali Kota Palu,  Hadianto Rasyid, menerima kunjungan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Palu, Mardianto, bersama rombongan pada Selasa (3/3/2026) di ruang kerja Wali Kota Palu.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kota Palu dengan BPOM, khususnya dalam upaya meningkatkan pengawasan obat dan makanan serta memperluas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Turut hadir mendampingi wali kota dalam pertemuan tersebut yakni Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palu.

Kepala BPOM di Palu, Mardianto, menyampaikan bahwa kunjungan ini selain sebagai ajang silaturahim juga bertujuan untuk menyampaikan undangan secara langsung kepada Wali Kota Palu terkait rencana pengukuhan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan BPOM.

Menurut Mardianto, penataan UPT tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan kelembagaan BPOM di daerah, termasuk peningkatan klasifikasi BPOM di Palu menjadi Balai Besar.

Dengan peningkatan status ini, diharapkan kapasitas pengawasan serta pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal.

Adapun wilayah kerja Balai Besar POM di Palu nantinya akan mencakup sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, yaitu Palu, Kabupaten Poso, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Donggala, Kabupaten Buol, Kabupaten Sigi, Kabupaten Morowali, serta Kabupaten Morowali Utara.

Penataan dan penguatan UPT BPOM ini juga diarahkan untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), yang saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Dengan adanya peningkatan status BPOM di Palu menjadi Balai Besar, pengawasan terhadap keamanan pangan yang beredar di masyarakat diharapkan semakin maksimal.

Selain itu, keberadaan Balai Besar POM di Palu juga diharapkan mampu memperluas keterjangkauan pelayanan publik, khususnya dalam pendampingan kepada pelaku usaha mikro kecil di bidang obat, bahan alam, kosmetik, serta pangan olahan.

Pendampingan tersebut meliputi proses pembinaan, pengawasan, hingga fasilitasi agar produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan, mutu, dan kelayakan edar.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Hadianto menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran BPOM di Palu.

Wali kota menilai bahwa peningkatan status BPOM di Palu menjadi Balai Besar merupakan langkah strategis yang akan memberikan dampak positif bagi daerah, terutama dalam hal perlindungan masyarakat serta pengembangan pelaku usaha lokal.

Wali kota juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palu siap mendukung berbagai program dan kebijakan BPOM, terutama yang berkaitan dengan pengawasan produk obat dan makanan, peningkatan kualitas produk UMKM, serta perlindungan konsumen di Kota Palu dan wilayah sekitarnya.

Menurut wali kota, sinergi antara pemerintah daerah dan BPOM sangat penting, terlebih dalam menghadapi perkembangan industri pangan olahan dan produk kesehatan yang semakin pesat.

Dengan pengawasan yang baik serta pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan produk-produk lokal dapat berkembang dan memiliki daya saing yang tinggi, sekaligus tetap memenuhi standar keamanan yang ditetapkan.

Diharapkan melalui kolaborasi yang semakin erat antara Pemerintah Kota Palu dan BPOM, kualitas pengawasan serta pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles