AKTIVI.ID— Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM mengimbau seluruh civitas akademika Unismuh Palu untuk tidak merayakan pergantian tahun 2025 ke 2026 secara berlebihan atau hura-hura.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan yang tengah dilanda musibah bencana alam.
Imbauan itu disampaikan Prof. Rajindra melalui akun media sosial resmi Universitas Muhammadiyah Palu, @unismuhpalu.official, yang diunggah pada Jumat (26/12/2025).
“Ini sebagai bentuk empati dan solidaritas yang mendalam terhadap saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan yang telah diuji dengan musibah bencana alam,” ujar Prof. Rajindra dalam pernyataannya.
Menurutnya, momentum pergantian tahun seharusnya dimaknai sebagai waktu untuk melakukan refleksi diri, memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya mereka yang sedang tertimpa musibah.
Prof. Rajindra juga mengajak sivitas akademika Unismuh Palu untuk mengganti euforia perayaan tahun baru dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti doa bersama, kegiatan sosial, maupun aksi solidaritas kemanusiaan bagi para korban bencana.
Ia menegaskan bahwa sebagai institusi pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan, Unismuh Palu senantiasa menjunjung tinggi sikap empati, kepekaan sosial, dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat.*



