AKTIVI.ID-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Sulawesi Tengah. Abdurahman, mahasiswa asal Kabupaten Sigi, resmi terpilih sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Program Magister Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta melalui Musyawarah Besar (Mubes) mahasiswa. Capaian ini menegaskan kiprah anak daerah Sulteng yang mampu bersaing dan memimpin di tingkat nasional.
Terpilihnya Abdurahman tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga simbol keberhasilan generasi muda Sulawesi Tengah dalam menembus ruang-ruang strategis kepemimpinan akademik. Sosoknya dikenal aktif, visioner, serta konsisten membangun tradisi organisasi yang inklusif dan berbasis nilai keilmuan.
“Ini bukan sekadar kemenangan personal, tetapi amanah kolektif. Saya ingin membuktikan bahwa putra daerah juga mampu mengambil peran strategis dan memberi kontribusi nyata di level nasional,” kata Abdurahman.
Jiwa kepemimpinan Abdurahman tumbuh sejak dini. Saat mengenyam pendidikan di MAN 2 Palu, ia telah dikenal sebagai siswa yang aktif dalam organisasi dan memiliki perhatian besar terhadap pengembangan budaya akademik. Konsistensi inilah yang kemudian membawanya terus berkembang hingga ke jenjang pendidikan tinggi.
Perjalanan akademik dan organisasinya berlanjut saat menempuh studi strata satu (S1) di UIN Datokarama Palu. Kepercayaan sebagai delegasi kampus dalam program KKN Nusantara di Tana Toraja menjadi salah satu fase penting yang membentuk perspektif kebangsaan dan kepemimpinan sosialnya.
“Berinteraksi langsung dengan masyarakat lintas budaya membuka cara pandang saya tentang pentingnya peran mahasiswa sebagai jembatan perubahan sosial,” ungkapnya.
Selain aktif dalam organisasi kampus, Abdurahman juga dikenal memiliki kepedulian kuat terhadap isu-isu sosial di Sulawesi Tengah. Ia terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan serta aktif menyalurkan gagasan melalui literasi, termasuk menulis buku dan sejumlah karya pemikiran sebagai bentuk tanggung jawab intelektual.
Keberhasilannya memimpin Himpunan Mahasiswa Program Magister di salah satu perguruan tinggi Islam ternama di Indonesia diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Sulawesi Tengah agar tidak ragu bermimpi besar dan berani berkompetisi di panggung nasional.
Dengan pengalaman organisasi yang matang dan latar belakang pengabdian yang kuat, Abdurahman berkomitmen menghadirkan program-program yang tidak hanya memperkuat solidaritas mahasiswa magister, tetapi juga mendorong lahirnya gagasan kritis dan solutif terhadap persoalan umat dan bangsa.
“Harapan saya, kehadiran kami sebagai mahasiswa magister dapat memberi manfaat nyata, baik bagi kampus, masyarakat, maupun daerah asal kami,” pungkasnya.*



