19.5 C
New York
Kamis, April 2, 2026

Buy now

spot_img

Menteri Nusron Ajak Mahasiswa KKN UIN Datokarama Bantu Kementerian ATR/BPN

AKTIVI.ID – Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI Nusron Wahid mengatakan bahwa Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama merupakan salah satu mitra strategis Kementerian ATR/BPN, yang bisa membantu menyisir tanah yang belum tersertifikasi.

“Saya datang ke Palu untuk mengajak masyarakat dan semua kompenen dan elemen termasuk UIN Datokarama agar membantu menyisir tanah yang belum tersertifikasi agar disertifikasikan,” ucap Nusron Wahid, di UIN Datokarama Palu, Rabu (1 /4/ 2026).

Termasuk, kata dia, tanah – tanah wakaf yang belum tersertifikasi agar dibantu untuk disertifikasikan. Hal ini sebagai upaya Pemerintah Indonesia memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah untuk masyarakat, demi mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, Nusrin menyebut, melalui MoU yang telah terjalin antra UIN Datokarama dengan Kementerian ATR/BPN, serta Perjanjian Kerja Sama yang telah terbangun antara Kanwil BPN/ATR Provinsi Sulteng dengan LPPM UIN Data dengan beberapa fakultas, diharapkan dapat mendorong percepatan sertifikasi lahan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Maka, Nurson mengemukakan, salah satu program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang diselenggarakan oleh UIN Datokarama harus berorientasi pada dua hal : pertama, mahasiswa KKN harus membantu mengurus Akta Ikrar Wakaf (AIW) bagi lahan rumah – rumah ibadah.

“Hal ini penting agar tanah – tanah wakaf tidak menjadi masalah dikemudian hari,” ujarnya.

“Ini tugas pertama mahasiswa KKN Tematik dari UIN Datokarama,” sebutnya.

Kedua, tanah – tanah wakaf termasuk tanah atau lahan rumah ibadah yang sudah AIW, agar dilanjutkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) tingkat kabupaten/kota dan provinsi, untuk disertifikatkan.

“Ini penting, agar tanah wakaf tersebut memiliki kekuatan hukum,” ungkapnya.

Terkait hal itu, Rektor UIN Datokarama Profesor Lukman Thahir keterlibatan mahasiswa dalam program ini adalah bentuk nyata dari Pengabdian Masyarakat yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kami siap menerjunkan tim. Ini adalah kesempatan bagi mahasiswa kami untuk belajar sekaligus berbakti. Kita ingin memastikan tidak ada lagi tanah rumah ibadah atau tanah warga miskin yang dicaplok pihak tidak bertanggung jawab hanya karena tidak punya surat,” ujar Rektor.*

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles