-3.5 C
New York
Selasa, Februari 10, 2026

Buy now

spot_img

Kemenhaj Sigi Manasik Haji Bersama KBIHU Babussalam Palu

AKTIVI.ID-Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sigi telah melaksanakan Manasik Haji bersama dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Babussalam Palu, di Aula Kemenhaj Sigi, Sabtu (13/12/2025).

Turut hadir dalam manasik tersebut PLT Kepala Kantor Kemenhaj Sigi  Azhar, S.Ag. dan Pimpinan KBIHU Babussalam Palu, H. Mustamin Umar.

Azhar dalam sambutannya mengatakan, sebagai calon jamaah haji sangat penting melewati tahapan manasik haji, mengingat di dalam manasik inilah sebagai jembatan utama untuk memastikan jemaah haji memahami tata cara, rukun, dan larangan ibadah haji secara benar, praktis, serta siap secara fisik dan mental, agar ibadah yang dilakukan sah, lancar, khusyuk, tidak sia-sia, dan lebih bermakna menuju haji mabrur.

Karena di sini sebut Azhar, jamaah akan dibekali dengan pengetahuan teknis, melatih kesabaran, kedisiplinan, dan memperkuat persaudaraan, sehingga mengurangi kecemasan dan stres. “Keberhasilan haji itu tergantung manasiknya. Kalau tidak manasik maka dapat dipastikan tidak maksimal ibadah hajinya. Karena ibadah haji berkaitan dengan fisik dan ilmu,”ujar Azhar dihadapan calon jamaah haji Kabupaten Sigi.

Saat ini sebut Azhar, Kabupaten Sigi memiliki sebanyak 111 calon Jamaah Haji serta terdapat 48 orang sebagai cadangan. Di tempat tersebut, Azhar juga menitipkan pesan agar calon jamaah yang sudah keluar Istithaah (kemampuan kesehatan) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi agar segera melakukan pelunasan. “Yang sudah keluar Istithaahnya segera lakukan pelunasan, jangan sampai terlambat. Saat ini terdapat 48 yang sudah keluar Istithaahnya, namun baru 20 orang yang melakukan pelunasan,”sebut Azhar.

Sementara itu, Pimpinan KBIHU Babussalam Palu, H. Mustamin Umar selaku pemateri utama dalam manasik tersebut mengingatkan kepada para calon jamaah haji, jika Ibadah Haji itu bukan ibadah ritual doa, melainkan ibadah fisik. Artinya kemampuan fisik sangat dibutuhkan dalam proses menjalankan ibadah haji.

Dalam kesempatan itu, H. Mustamin juga menjelaskan tentang Rukun Haji dan Wajib Haji disertai dengan peragaan di hadapan para calon jamaah haji. Hal ini katanya sangat penting diketahui oleh para calon Jamaah Haji. “Jangan sampai sudah menabung dan menunggu sekian lama, namun saat naik haji pelaksanaannya tidak maksimal karena dua hal itu tidak diketahui. Itulah pentingnya manasik haji,”tegas H. Mustamin.

Di kesempatan itu, H. Mustamin juga menegaskan jika puncak Haji itu bukan di Masjid Haram Makkah, melainkan pada tanggal 9 Zulhijjah di Arafah, sementara yang membutuhkan puncak fisik itu terletak di Muzdalifah dan Mina. *

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles