-0 C
New York
Kamis, Februari 12, 2026

Buy now

spot_img

Jembatan Putus, Anak Dusun Bontopangi Nekat Seberang Sungai

AKTIVI.ID — Warga Dusun VII Bontopangi, Desa Tonggolobibi, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, kembali menyampaikan keluhan mengenai akses pendidikan yang semakin memprihatinkan. Sejak jembatan utama di wilayah tersebut putus, anak-anak terpaksa menempuh perjalanan berbahaya setiap hari hanya untuk bisa sampai ke sekolah mereka, SDN 10 Sojol.

Putusnya jembatan membuat warga tidak memiliki alternatif lain selain menyeberangi sungai menggunakan rakit kecil. Lebih mengkhawatirkan lagi, sungai itu diketahui merupakan habitat buaya yang sudah beberapa kali terlihat oleh warga setempat.

“Semenjak jembatan putus, anak-anak kami harus melewati rakit kecil ini untuk ke sekolah. Yang lebih menakutkan lagi, sungai ini ada buayanya. Tapi ini satu-satunya jalan yang bisa ditempuh,” ujar Risman Yunus, warga asli Dusun VII Bontopangi, Kamis (12/2/2026).

Risman menambahkan bahwa jalur darat sebenarnya ada, namun memerlukan perjalanan memutar sejauh sekitar 7 kilometer dan hanya bisa dilalui menggunakan kendaraan. “Kalau mau lewat jalur darat bisa, tapi harus melingkar jauh dan butuh motor. Tidak semua orang punya, jadi anak-anak tetap pilih naik rakit, walaupun bahaya,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat masyarakat mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait untuk segera memberikan solusi. Selain menghambat akses pendidikan, jembatan putus juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. *

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles