25.8 C
New York
Rabu, April 1, 2026

Buy now

spot_img

Ida Fauziyah Lantik Pengurus DPW PKB Sulteng Periode 2026–2031

AKTIVI.ID– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Tengah periode 2026–2031 resmi dikukuhkan, pada Selasa (31/03/2026) di Ballroom Hotel Aston Palu.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum DPW PKB Provinsi Sulawesi Tengah untuk masa bakti 2026–2031.

Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Ketua Umum DPP PKB yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si., yang juga merupakan anggota DPR RI.

Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan agenda orientasi politik serta Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW PKB Provinsi Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari penguatan konsolidasi organisasi dan arah perjuangan partai ke depan.

Gubernur Sulawesi Tengah,  Anwar Hafid, dalam sambutannya menekankan pentingnya persatuan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.

“Sulteng butuh kerja sama kita semua, butuh persatuan kita semua, butuh kekompakan kita semua. Sulawesi Tengah ini memanggil kita semua dari berbagai kelompok. Sulteng bisa sukses kalau semua elemen bisa bersatu padu. Mari kita sama-sama memajukan Sulawesi Tengah dengan semangat ‘Sulteng Nambaso’,” ujar gubernur.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya penerapan prinsip 4K kepada seluruh elemen, yakni kebersamaan, keterbukaan, keterpaduan, dan keselarasan pemikiran dalam mendorong pembangunan daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Ida Fauziyah, dalam arahannya menegaskan bahwa pengukuhan pengurus bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menentukan arah dan peran partai ke depan.

“Pengukuhan ini bukan hanya seremonial, tetapi menegaskan arah PKB ke depan, apakah menjadi partai biasa-biasa saja atau menjadi partai luar biasa dalam pengabdian di tengah masyarakat. Partai politik harus hadir sebagai solusi bagi bangsa,” ungkap Ida.

Ia juga menekankan bahwa PKB harus benar-benar hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dikenal melalui baliho atau atribut semata.

“PKB jangan hanya dikenal melalui baliho, tetapi harus hadir bersama rakyat Sulawesi Tengah. Intinya, melayani rakyat bukan kegiatan tambahan, tetapi merupakan inti dari perjuangan,” tambahnya.*

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles