AKTIVI.ID– Sebanyak 47 satuan pendidikan di bawah naungan Majelis Pendidikan Alkhairaat diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) pada Kamis (8/4/2026) di Palu.
Ke-47 satuan pendidikan ini adalah sekolah dan madrasah yang akreditasinya mendekati maupun yang telah berakhir masa berlakunya, sebagian lagi sekolah dan madrasah yang selama ini belum perna diakreditasi.
Akreditasi tersebut dilakukan secara maraton oleh BAN-S/M setelah sebelumnya difasilitasi oleh Majelis Pendidikan Alkahiraat. Satuan pendidikan tersebut terdiri dari sekolah dan madrasah di semua jenjang di Sulawesi Tengah dihadirkan baik secara langsung maupun online.
Ketua Majelis Pendidikan Alkahiraat Yusri, S. Pd, M. Pd menyampaikan, satuan pendidikan tersebut selama ini telah menjadi sasaran sosialisasi BAN-S/M, melihat hal itu Majelis Pendidikan Alkhairaat mengambil sikap untuk jemput bola dengan cara menghadirkan mereka dalam satu pertemuan, baik secara fisik maupun online.
“Kami hadirkan ini khusus bagi sekolah madrasah yang mau dan yang telah berakhir akreditasinya, maupun yang sama sekali belum terakreditasi, jumlahnya 47 satuan pendidikan se Sulawesi Tengah, agar bisa direakreditasi dan diakreditasi secara serentak,”ujar Yusri.
Dalam pertemuan tersebut kata Yusri, pihak Majelis Pendidikan juga menghadirkan pihak BAN-S/M Sulawesi Tengah baik unsur pimpinan maupun operator, agar berkas bahan akreditasi yang dibutuhkan dapat diperiksa secara langsung sebelum di unggah (upload) untuk didaftarakan.
Hal ini sebut Yusri dilakukan sebagai bentuk dorongan peningkatan kualitas di lingkungan satuan pendidikan Alkahiraat. Akreditasi merupakan salah satu bagian konsen utama Majelis Pendidikan. “Akreditasi adalah salah satu konsen kami, karena akreditasi itu menunjukan kelayakan dan mutu pendidikan sekolah atau madrasah,”ujar Yusri.
Katanya, begitu banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh satuan pendidikan jika mendapatkan akreditasi, diantaranya memberikan kepastian kepada publik bahwa layanan pendidikan sekolah atau madrasah itu memenuhi standar yang ditetapkan secara nasional.
“Akreditasi itu bisa menjadi informasi tentang standar layanan pendidian, sehingga akan menjadi tolak ukur bagi orang tua untuk menyekolahkan anaknya di sekolah atau madrasah itu,”jelas Yusri.
Yusri berharap, melalui upaya ini ke 47 satuan pendidikan itu bisa meraih akrediatsi A, agar bisa menjadi pertimbangan orang tua untuk menempatkan putra putri mereka mengenyam pendidikan di satuan pendidikan milik Alkhairaat.*



