23.6 C
New York
Senin, September 14, 2026

Buy now

spot_img

Untad Pecahkan Rekor Muri Kategori Sport Massage Therapist

AKTIVI.ID-Universitas Tadulako (Untad) kembali menorehkan prestasi dengan memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Sport Massage Therapist dengan jumlah terbanyak di Indonesia.

Sebanyak 250 terapis melakukan praktik sport massage secara bersama-sama di Lapangan Tenis KONI Sulawesi Tengah, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut disaksikan langsung tim MURI sebelum penetapan rekor.

Atas pencapaian tersebut, Sertifikat dan Medali MURI diterima langsung Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., dari Customer Relations Manager Museum Rekor-Dunia Indonesia, Lutfi Syah Pradana.

Lutfi mengatakan, pencatatan tersebut merupakan rekor baru di bidang praktik pijat olahraga dengan jumlah terapis terbanyak yang dilakukan secara bersamaan.

“Ini adalah pencatatan rekor baru di bidang praktik pijat olahraga oleh terapis terbanyak. Tidak hanya di Kota Palu, tetapi terbanyak di Indonesia, sebanyak 250 terapis melakukan praktik sport massage secara bersama-sama,” ujarnya.

Menurut dia, rekor yang dicatat Untad tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi perguruan tinggi lain, khususnya yang memiliki program studi terkait, untuk memecahkannya dengan jumlah yang lebih besar.

“Berapa lama rekor ini bertahan menjadi sebuah tantangan bagi universitas lain yang memiliki program studi yang sama, apakah mampu melebihi catatan rekor Universitas Tadulako. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Untad sendiri dapat memecahkan rekornya dengan jumlah yang lebih besar,” katanya.

Lutfi menambahkan, MURI mengapresiasi kegiatan sport massage yang dinilai memiliki peran penting dalam perkembangan olahraga modern.

Menurutnya, sport massage tidak hanya dibutuhkan atlet untuk membantu menjaga kondisi fisik dan pemulihan setelah aktivitas olahraga, tetapi juga semakin relevan bagi masyarakat umum.

“Dalam dunia olahraga modern, sport massage memiliki peran penting. Tidak hanya bagi atlet, tetapi juga masyarakat umum. Saat ini aktivitas olahraga semakin berkembang dan masyarakat banyak melakukan kegiatan olahraga, sehingga persoalan seperti cedera juga membutuhkan penanganan melalui sport massage,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Untad Prof. Amar menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menyebut pemecahan rekor MURI menjadi momentum bersejarah sekaligus membanggakan bagi sivitas akademika Untad.

“Alhamdulillah, hari ini merupakan hari yang bersejarah dan membanggakan bagi Universitas Tadulako. Adik-adik mahasiswa kita telah berpartisipasi bersama-sama dalam pemecahan rekor MURI untuk sport massage therapist, yang pertama di Indonesia dengan jumlah 250 terapis,” ujar Prof. Amar.

Ia berharap pencapaian tersebut tidak berhenti sebagai sebuah rekor, tetapi menjadi momentum bagi Untad untuk terus melakukan pembenahan, meningkatkan kualitas, serta melahirkan berbagai inovasi dalam pengembangan institusi.

Prof. Amar juga menilai kegiatan tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa dan putra-putri daerah untuk berpartisipasi sekaligus mengembangkan kemampuan dan potensi yang dimiliki.

Ia menyampaikan apresiasi kepada tim MURI, mahasiswa yang terlibat sebagai terapis, serta seluruh sivitas akademika Untad yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

Prof. Amar juga menambahkan, pencapaian rekor MURI tersebut menjadi salah satu hadiah bagi Untad dalam momentum Dies Natalis ke-45.

“Ini merupakan hadiah ulang tahun Universitas Tadulako yang ke-45. Semoga mendapatkan berkah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa,” harapnya.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles