AKTIVI.ID – Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kota Palu merayakan satu dekade perjalanan dengan menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh civitas akademika. Perayaan yang berlangsung selama dua pekan itu menjadi momentum refleksi perjalanan sekaligus menegaskan komitmen MAN IC Palu dalam mencetak generasi unggul, berilmu, dan berakhlakul karimah.
Puncak peringatan satu dekade MAN IC Kota Palu berlangsung pada Minggu (23/8/2026), ditandai dengan peluncuran dan bedah lima buku karya civitas akademika, pemotongan tumpeng, jalan santai, serta pertunjukan tari kolosal.
Perayaan tersebut tidak sekadar dimaknai sebagai pertambahan usia. Selama 10 tahun, MAN IC Kota Palu telah melalui berbagai proses dan tantangan hingga berkembang menjadi salah satu madrasah unggulan di Sulawesi Tengah.
Sejumlah kegiatan turut memeriahkan peringatan satu dekade, mulai dari lomba bidang seni, olahraga, dan akademik yang diikuti secara internal oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan istighasah bersama untuk mendoakan para pendahulu sekaligus memohon kelancaran dan kesuksesan MAN IC Kota Palu pada masa mendatang.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian dalam perayaan tersebut adalah peluncuran dan bedah lima buku karya civitas akademika MAN IC Kota Palu.
Kelima karya tersebut meliputi Homestay Jilid 1 yang memuat 17 hasil riset karya tulis ilmiah siswa dan siswi, Ilmu Padi di Tanah Kaili karya Kepala MAN IC Kota Palu Dr. Hj. Mardiati Rosmah, S.Ag., M.Ag., antologi puisi Merajut Asa di Bukit Tunggal Hills karya guru dan siswa, serta antologi cerpen The True Story.
Selain itu, turut diluncurkan buku Satu Dekade MAN IC Kota Palu, Jejak Pengabdian Menoreh Sejarah Prestasi, Menyongsong Harapan yang ditulis dua perintis awal MAN IC Kota Palu, Ustadzah Riska dan Ustadzah Diana. Buku tersebut merekam perjalanan, perjuangan, serta pengabdian para pendidik dan tenaga kependidikan dalam membangun MAN IC Kota Palu sejak awal berdiri.
Kepala MAN IC Kota Palu, Dr. Hj. Mardiati Rosmah, S.Ag., M.Ag., mengatakan, madrasah tersebut lahir 10 tahun lalu dari harapan besar untuk menjadi tempat pembinaan generasi penerus bangsa yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teguh memegang nilai-nilai akhlakul karimah.
“Sepuluh tahun yang lalu, MAN IC Kota Palu lahir dari sebuah harapan besar, menjadi kawah candradimuka bagi generasi penerus bangsa yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teguh dalam akhlakul karimah,” kata Mardiati.
Menurut dia, perjalanan awal pendirian MAN IC Kota Palu penuh dengan perjuangan dan pengorbanan. Setiap langkah yang ditempuh merupakan bagian dari upaya membangun fondasi pendidikan yang kuat.
“Kita ingat kembali masa-masa awal berdiri, di mana setiap langkah adalah perjuangan, setiap bata adalah doa, dan setiap kebijakan adalah upaya untuk membangun fondasi yang kokoh,” ujarnya.
Mardiati menegaskan, satu dekade bukan sekadar angka, melainkan perjalanan yang telah menghasilkan berbagai capaian nyata. MAN IC Kota Palu, kata dia, terus bertransformasi dan menunjukkan prestasi melalui berbagai kompetisi di tingkat regional maupun nasional.
“Selama satu dekade ini, kita telah menyaksikan bagaimana MAN IC Kota Palu bertransformasi menjadi madrasah unggulan. Prestasi siswa dan siswi dalam ajang KSM, MYRES, OPSI, berbagai olimpiade, hingga MTQ telah mengharumkan nama madrasah, baik di tingkat regional maupun nasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah yang diwakili Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, H. Muh. Syamsu Nusri, S.Pd.I., M.M., menyampaikan apresiasi atas perjalanan MAN IC Kota Palu yang telah memasuki usia 10 tahun.
Menurut dia, perjalanan MAN IC Kota Palu tidak terlepas dari proses panjang, pengorbanan, serta pengabdian para pendahulu yang turut membangun dan meletakkan dasar bagi perkembangan madrasah hingga saat ini.
“Banyak hal yang telah dilalui, banyak pengorbanan yang sudah tertanam di sini, dan banyak pengabdian yang telah terurai, termasuk dari para pendahulu yang telah berpulang dan meninggalkan jejak serta goresan perjuangannya di tempat ini,” katanya.
Ia menilai, perjalanan dari masa rintisan hingga berkembang menjadi salah satu lembaga pendidikan unggulan di Sulawesi Tengah merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen yang pernah dan masih mengabdikan diri di MAN IC Kota Palu.
Peringatan satu dekade tersebut juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu Dr. Ahmad Hasni, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Palu Rahmad Mustafa, S.STP., M.Si., serta Ketua Alumni MAN IC Kota Palu, Alhabib, S.H. ENG



