AKTIVI.ID- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Palu, Muhlis secara resmi membuka Dokar Race Event Palu Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pengurus Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Berkuda Pacu Kota Palu, Minggu (23/08/2026).
Kegiatan yang berlangsung di sekitar kawasan penggaraman Talise tersebut menjadi salah satu atraksi olahraga dan hiburan masyarakat yang memadukan olahraga berkuda dengan potensi kawasan pesisir Kota Palu.
Dalam sambutannya, Kasatpol PP Kota Palu, Muhlis, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PORDASI Berkuda Pacu Kota Palu serta seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Palu, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PORDASI Berkuda Pacu Kota Palu dan seluruh pihak yang telah menginisiasi serta menyelenggarakan kegiatan ini,” ujar Kasat.
Menurut Kasat, Dokar Race Event tidak sekadar menjadi perlombaan maupun hiburan bagi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya menghidupkan ruang publik, memperkuat budaya kebersamaan, mendorong kreativitas masyarakat, sekaligus membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi dan pariwisata Kota Palu.
Kasat menyebutkan, Kota Palu memiliki kekayaan alam yang luar biasa, mulai dari Teluk Palu, garis pantai yang panjang, panorama pegunungan, hingga kawasan pesisir Talise yang menjadi salah satu wajah dan identitas Kota Palu.
“Ketika olahraga, hiburan, budaya, dan keindahan alam dapat dipadukan dalam satu kegiatan, maka lahirlah sebuah atraksi wisata yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri,” kata Kasat.
Kasatpol PP berharap kawasan pesisir Talise tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati keindahan pantai, tetapi juga terus dikembangkan sebagai ruang aktivitas, ruang ekonomi, ruang olahraga, ruang budaya, dan ruang interaksi masyarakat.
Kasat membayangkan kawasan tersebut ke depan dapat dipenuhi berbagai aktivitas positif, mulai dari kegiatan olahraga, pertunjukan seni dan budaya, wisata keluarga, hingga aktivitas UMKM dan ekonomi kreatif.
“Pemerintah Kota Palu tentu sangat mendukung lahirnya kegiatan-kegiatan positif yang mampu menggerakkan masyarakat dan memperkenalkan potensi kota kita. Namun pengembangan kawasan wisata tidak hanya menjadi tugas pemerintah. Semua pihak harus mengambil peran,” jelas Kasat.
Kasat mengajak komunitas untuk terus kreatif menciptakan kegiatan, pelaku usaha melihat peluang ekonomi, masyarakat menjaga kebersihan dan ketertiban, serta generasi muda menjadi penggerak inovasi.
Menurut Kasat, seluruh potensi tersebut perlu disatukan untuk membangun Palu sebagai kota yang hidup, dengan masyarakat yang aktif, ruang publik yang produktif, serta sektor pariwisata yang tumbuh dari kekuatan dan keunikan daerah sendiri.
Dalam kesempatan tersebut, Kasat Muhlis juga menekankan bahwa olahraga berkuda memiliki nilai-nilai positif yang relevan dalam kehidupan masyarakat, seperti disiplin, keberanian, ketangkasan, kerja sama, kesabaran, dan tanggung jawab.
Kasat berharap Dokar Race Event Palu dapat terus berkembang dan ke depan dikemas menjadi agenda yang lebih besar, profesional, serta mampu menarik perhatian masyarakat dari luar daerah.
“Saya membayangkan pada masa yang akan datang, Pantai Talise dapat menjadi tuan rumah berbagai event olahraga, budaya, seni, kuliner, dan komunitas. Setiap kegiatan harus memiliki karakter dan keunikan sehingga wisatawan memiliki alasan untuk datang dan kembali lagi ke Kota Palu,” ungkap Kasat.
Meski demikian, Kasat mengingatkan bahwa kemajuan pariwisata harus berjalan seiring dengan ketertiban, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan.
Masyarakat diajak bersama-sama menjaga kawasan Pantai Talise dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak fasilitas, serta menjadikan ruang publik sebagai milik bersama.
“Pariwisata yang maju dimulai dari masyarakat yang sadar, lingkungan yang bersih, kawasan yang tertib, dan masyarakat yang ramah terhadap setiap pengunjung,” tegas Kasat.
Selain itu, Pemerintah Kota Palu berharap kegiatan seperti Dokar Race Event dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat sekitar, khususnya UMKM, pedagang kecil, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat lokal.
“Pembangunan yang sesungguhnya bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi bagaimana setiap pembangunan mampu memberikan manfaat dan kesejahteraan kepada masyarakat,” ujar Kasat.
Menutup sambutannya, Kasat Muhlis mengajak seluruh pihak menjadikan Dokar Race Event Palu 2026 sebagai momentum memperkuat optimisme dan semangat membangun Kota Palu.
“Palu adalah kota yang memiliki potensi besar. Palu memiliki masyarakat yang kuat, alam yang indah, dan generasi yang kreatif. Tugas kita sekarang adalah menyatukan seluruh potensi tersebut menjadi kekuatan besar untuk membangun kota yang semakin maju, berdaya saing, aman, nyaman, dan membanggakan,” pungkas Kasat.
Kasat juga mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta dan mengajak para peserta menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan kompetisi sebagai ajang mempererat persahabatan dan persaudaraan.
Pemerintah Kota Palu berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal lahirnya semakin banyak event kreatif yang mampu mengangkat nama Kota Palu, menghidupkan kawasan pesisir Talise, serta memperkuat posisi Kota Palu sebagai destinasi wisata dan pusat kegiatan masyarakat di kawasan Indonesia Timur.



