24.1 C
New York
Kamis, Agustus 20, 2026

Buy now

spot_img

Rektor Untad Ingatkan Wisudawan Tak Lupakan Jasa Orang Tua

AKTIVI.ID– Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT mengingatkan 1.018 wisudawan dan wisudawati agar tidak melupakan orang tua, keluarga, dosen, dan pihak lain yang telah berjasa dalam perjalanan mereka hingga meraih gelar sarjana.

Pesan tersebut disampaikan Prof. Amar saat membacakan pesan almamater pada Wisuda ke-138 Untad di Auditorium Untad, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, toga yang dikenakan para lulusan merupakan hasil dari perjalanan panjang yang diwarnai perjuangan, kerja keras, ujian, penelitian, kegagalan, serta dukungan dari banyak pihak. “Di balik toga yang Saudara kenakan, tersimpan begitu banyak cerita perjuangan,” ujar Prof. Amar.

Ia menegaskan, wisuda bukan sekadar seremoni akademik, tetapi bentuk penghargaan atas perjuangan dan ketekunan sekaligus awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Prof. Amar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan, khususnya para lulusan terbaik dari masing-masing fakultas.

Penghargaan tertinggi diberikan kepada wisudawan terbaik angkatan 130, Nur Aulia Rahmah, dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra yang meraih IPK 3,96 dengan masa studi 3 tahun 8 bulan 25 hari.

Nur Aulia Rahmah merupakan putri Sufyan dan Nisrawati serta mendapat bimbingan Dr. Sukma, S.Pd., M.Pd., Asriani, S.Pd., M.Pd., dan dosen wali Dr. Ulinsa, M.Hum.

Prof. Amar mengatakan, prestasi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak terlepas dari peran keluarga dan para dosen yang memberikan dukungan serta bimbingan.

Ia kemudian mengajak para wisudawan mengingat kembali perjuangan orang tua yang selama ini bekerja keras, memberikan dukungan, dan tidak pernah berhenti mendoakan.

“Jangan pernah lupa kepada mereka yang percaya kepada kita ketika belum ada yang mengenal kita,” pesannya.

Menurut Prof. Amar, di balik toga dan ijazah terdapat pengorbanan orang tua, doa keluarga, bimbingan dosen, serta dukungan berbagai pihak yang tidak selalu terlihat.

Karena itu, ia meminta para lulusan tidak hanya menyampaikan keberhasilan melalui pesan singkat atau media sosial, tetapi menemui orang tua secara langsung. “Pulanglah, datanglah kepada orang tua Saudara, peluk mereka, genggam tangan mereka,” ujarnya.

Ia mengajak para lulusan menyampaikan ucapan sederhana kepada orang tua, yakni berterima kasih karena telah memberikan kepercayaan dan tidak pernah berhenti mendoakan.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Amar juga mengingatkan para lulusan bahwa perjalanan mereka belum berakhir setelah wisuda. Gelar sarjana harus menjadi bekal untuk terus belajar, berkarya, menjaga integritas, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Para alumni juga diminta menjaga nama baik Untad melalui prestasi, perilaku, dan kontribusi positif di lingkungan masing-masing.

Momentum Wisuda ke-138 sekaligus menjadi bagian dari perjalanan 45 tahun Untad dalam mencetak sumber daya manusia dan berkontribusi bagi pembangunan.

Prof. Amar berharap para lulusan mampu membawa ilmu dan nilai-nilai almamater dalam menghadapi tantangan kehidupan sekaligus tetap rendah hati dan tidak melupakan akar perjuangan.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles