17.8 C
New York
Selasa, Mei 26, 2026

Buy now

spot_img

Tiga Alumni Untad Masuk Daftar Penemu Spesies Baru Flora

AKTIVI.ID-Badan Riset dan Inovasi Nasional akan menggelar kegiatan bertajuk “BRIN Goes to Stakeholders & Society: Exposing New Species – Flora” pada Senin (25/5/2026) di Auditorium Soemitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, Jalan M.H. Thamrin No. 9, Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BRIN dalam mendiseminasikan hasil riset terkait penemuan spesies baru flora Indonesia, sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung konservasi berbasis ilmu pengetahuan.

Dalam agenda tersebut, Herbarium Celebense (CEB) Universitas Tadulako turut mendapat perhatian sebagai salah satu lembaga yang berkontribusi dalam penemuan spesies baru flora Indonesia.

Salah satu peneliti yang masuk dalam daftar penemu spesies baru adalah Roland Putra Pribadi Ahmad. Alumni Untad tersebut saat ini tengah melanjutkan studi magister di Universitas Indonesia.

Berdasarkan surat BRIN yang diteruskan kepada Kepala UPA Sumber Daya Hayati Sulawesi (SDHS), selain Roland terdapat dua alumni Fakultas MIPA Biologi Untad lainnya yang juga diundang karena kontribusinya dalam penemuan spesies baru flora, yakni Zulfadly dan Kurniawan P. Bandjolu.

Ketiganya merupakan bagian dari jejaring ilmiah Herbarium Celebense yang aktif berkontribusi dalam eksplorasi biodiversitas Indonesia, khususnya di kawasan Wallacea.

Kehadiran para alumni Untad tersebut dinilai menegaskan peran penting perguruan tinggi daerah dalam mendukung riset keanekaragaman hayati nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat biodiversitas dunia.

Selain itu, peran UPA SDHS sebagai unit penunjang akademik akan terus diperkuat melalui sosialisasi dan dorongan kepada mahasiswa untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan penemuan spesies baru. Hingga kini, ribuan koleksi yang tersimpan di herbarium dan museum masih belum dipublikasikan dan berpotensi menjadi spesies baru yang dapat diteliti lebih lanjut.

Karena itu, UPA SDHS terus mendorong pemanfaatan koleksi tersebut sebagai bahan penelitian bagi mahasiswa guna mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan konservasi keanekaragaman hayati Indonesia. *

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles