22.3 C
New York
Kamis, Mei 21, 2026

Buy now

spot_img

Peringati Harkitnas ke-118, Untad Serukan Kedaulatan Informasi dan Transformasi Digital

AKTIVI.ID-Universitas Tadulako (Untad) memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 melalui upacara bendera yang digelar di Lapangan Upacara Untad, Rabu (20/5/2026).

Upacara tersebut dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Prof. Dr. Eng. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc dan diikuti para pejabat, dosen, serta pegawai di lingkungan kampus tersebut.

Dalam kesempatan itu, Prof Rusdin membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid. Dalam sambutannya ditegaskan bahwa tema Harkitnas 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menjadi ajakan bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dan nasionalisme demi kemajuan Indonesia di masa mendatang.

“Tema ini menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. Sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar,” ujar Prof Rusdin saat membacakan sambutan menteri.

Ia menyampaikan, secara filosofis Kebangkitan Nasional merupakan proses dinamis yang terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa. Menurutnya, kebangkitan berarti keberanian untuk keluar dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan.

Ia menyebut bahwa, memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Dalam sambutan tersebut juga dijelaskan bahwa pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk perlindungan generasi muda di ruang digital melalui pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS.

“Per 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya. Melalui kebijakan ini, kita memastikan bahwa anak sebagai tunas bangsa mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya,” lanjutnya.

Selain itu, momentum Harkitnas 2026 juga menjadi pengingat pentingnya pelaksanaan Asta Cita sebagai delapan misi besar pembangunan nasional. Seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan perubahan nyata yang berdampak langsung pada kehidupan rakyat.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api Boedi Oetomo dalam setiap lini kehidupan,” tuturnya.

Melalui momentum tersebut, civitas akademika Untad juga diajak untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta memastikan setiap langkah pembangunan senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama dan kejayaan bangsa.*

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles