AKTIVI.ID-Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu memiliki arti tersendiri bagi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), pasalnya dimomentum tersebut pihak universitas memberikan penghargaan kepada 19 mahasiswa yang berprestasi, istimewanya 17 diantaranya berasal dari FKIP Unismuh Palu.
Ke 17 mahasiswa itu telah mengukir prestasi di tingkal nasional dan internasional. Masing-masing Tri Chandra RH Aluy dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Program Studi Ilmu Keolahragaan, peraih medali perunggu pada pencak silat tingkat nasional.
Putri Ashila dari FKIP Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, peraih Juara 2 menyanyi tingkat nasional. Desriyanti Yasani dari FKIP PG Paud, peraih Juara 2 mendongeng tingkat nasional, Tri Tianda Prasasti dari FKIP PG Paud, peraih Juara 2 mendongeng tingkat nasional. Zhalwa Naura Febrianti dari FKIP PG Paud, peraih Juara I Lomba Tari Kreasi tingkat nasional. Gita Abdullah Tapali dari FKIP PG Paud, peraih Juara I Lomba Tari Kreasi tingkat nasional. Dwi Arianti dari FKIP PG Paud, peraih Juara I Lomba Tari Kreasi tingkat nasional.
Berikutnya, Najla, Faizah Asni, Asma Windari, Hikmah, Nurul Khasanah, Durattul Mutma’nnah, Moh. Zulfikar l. Sako semuanya dari FKIP Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.
Sementara Nadia Waldani juga dari FKIP PG Paud, Fuady Ahmad Fauzy dan Nur Kumaladewi dari FKIP Program Studi Ilmu Keolahragaan, ke 10 mahasiswa ini merupakan peraih partisipan terbaik satu, dua, dan tiga di sejumlah sesi pada International Summer Camp 2026.
Prestasi ini sekaligus menempatkan FKIP sebagai fakultas terbanyak tahun ini mengukir prestasi khususnya di tingkat internasional.
Rektor Unismuh Palu Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM mengucapkan selamat kepada para mahasiswa penerima penghargaan tersebut, dan berharap agar terus mengukir prestasi sebagaimana semangat Hardiknas tahun 2026. “Selamat kepada adik-adik mahasiswa, teruslah berkarya dan mengukir berprestasi,”pesan Prof Rajindra.
Sementara itu, Dekan FKIP Unismuh Palu Dr. Ernitasari Mulyadi, Bach., BP., M.Pd saat ditemui berharap penghargaan tersebut bukan akhir, melainkan permulaan untuk terus mengikur prestasi baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional. Mengingat ruang dan kesempatan mengukir prestasi masih sangat terbuka bagi mahasiswa FKIP Unismuh Palu.
Selain itu, prestasi dan penghargaan yang diraih oleh ke-17 mahasiswa itu bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk juga mengikur prestasi di kesempatan kompetisi berikutnya. “Ini tentu diharapkan dapat menjadi motivasi bagi adik-adik mahasiswa lainnya, baik di FKIP maupun dari fakultas lain, karena kesempatan untuk mengukir prestasi masih sangat terbuka di luar sana, tinggal bagaimana kita berpartisipasi di kompetisi-kompetisi itu,”harap dekan.
Ia juga mengingatkan, bahwa kompetisi bukan hanya tentang menang dan kalah atau juara dan tidak juara, melainkan tentang kesempatan memperoleh pengalaman belajar meningkatkan rasa percaya diri dalam berkomunikasi dan berinteraksi, serta memperluas wawasan melalui pengalaman berjejaring dengan mahasiswa dari berbagai negara.
“Jujur, ajang International Summer Camp ini pertama kalinya diikuti oleh mahasiswa FKIP Unismuh Palu, tentu ini menjadi pengalaman berharga buat mahasiswa FKIP Unismuh Palu”ujar dekan.
Perlu dipahami kata dekan, kompetisi seperti ini tidak saja memberikan manfaat bagi mahasiswa, melainkan juga terkait dengan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi. Partisipasi mahasiswa dalam program internasional seperti International Summer Camp sangat mendukung penguatan kompetensi global, pengembangan jejaring akademik internasional, serta peningkatan kualitas pengalaman belajar di luar kampus.
Di sisi lain sebutnya, keterlibatan dalam kegiatan kolaborasi lintas negara juga mencerminkan upaya perguruan tinggi dalam mendorong pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan selaras dengan tuntutan pendidikan tinggi di tingkat global.
“Semoga ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu akademik dan penguatan reputasi FKIP maupun Universitas Muhammadiyah Palu,”harapnya.



