AKTIVI.ID– Himpunan Pelajar Mahasiswa Dampelas (HPMD) menggelar kegiatan Malam Keakraban (Makrab) bertema “Merajut Kebersamaan, Menyatu dalam Keakraban, dan Membangun Solidaritas” pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Room Meeting Wisata Bonebula, Kabupaten Donggala, dan dihadiri puluhan pelajar serta mahasiswa asal Dampelas.
Makrab ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan penguatan solidaritas internal, tetapi juga dirangkaikan dengan diskusi kebudayaan Dampelas sebagai upaya membangun kesadaran kolektif terhadap identitas dan nilai-nilai lokal.
Diskusi menghadirkan Opick Delian Alindra, S.H., selaku Pemuda Pelopor Desa Nasional 2025 Bidang Kebudayaan sekaligus Penulis Kamus Bergambar Bahasa Dampelas, sebagai pemantik. Sementara penanggap diskusi yakni pelajar dan mahasiswa Dampelas serta Hapri Ika Poigi, senior HPMD, akademisi, dan budayawan Sulawesi Tengah.
Dalam pemaparannya, Opick menegaskan bahwa kemajuan kebudayaan Dampelas sangat bergantung pada kemampuan masyarakatnya dalam mengatasi krisis moralitas, ekonomi, dan politik. Menurutnya, kondisi masyarakat Dampelas saat ini masih berada dalam situasi yang memprihatinkan pada tiga aspek tersebut.
“Kebudayaan Dampelas bisa besar dan maju jika kita mampu menyelesaikan persoalan moralitas, ekonomi, dan politik. Tiga hal ini saling berkaitan dan menjadi fondasi utama kebangkitan budaya,” ujar Opick di hadapan peserta diskusi.
Ia juga mendorong pelajar dan mahasiswa Dampelas agar mengambil peran strategis sebagai agen perubahan, khususnya dalam menjaga, mendokumentasikan, dan mengembangkan kebudayaan lokal.
Sementara itu, Hapri Ika Poigi menjelaskan makna Dampelas secara utuh, mulai dari aspek kebahasaan, nilai filosofis, hingga konteks sosial budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat Dampelas. Ia juga memberikan solusi konkret terkait peran HPMD dalam tema besar kebudayaan Dampelas.
“HPMD harus menjadi ruang kaderisasi intelektual dan kultural. Bukan hanya aktif secara organisasi, tetapi juga mampu melahirkan gagasan, gerakan, dan kontribusi nyata bagi kebudayaan Dampelas,” jelas Hapri.
Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif dari para pelajar dan mahasiswa yang menyampaikan pandangan, kritik, serta harapan mereka terhadap masa depan Dampelas.
Kegiatan Makrab ini dilaksanakan oleh Pengurus HPMD sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat kebersamaan, mempererat keakraban, serta membangun solidaritas antar pelajar dan mahasiswa Dampelas. Diharapkan, kegiatan ini menjadi momentum awal bagi lahirnya gerakan intelektual dan kultural yang berkelanjutan demi kemajuan masyarakat dan kebudayaan Dampelas.



